Yogyakarta, 19 Juni 2026 – Program Studi S2 Sistem Informasi Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Telkom University menyelenggarakan program pengabdian masyarakat (abdimas) skema kerjasama dalam negeri. Kegiatan yang bertempat di Kampus Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) ini diketuai oleh Dr. Mochamad Teguh Kurniawan, S.T., M.T., dan merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Universitas Telkom dengan UPY.
Program abdimas kali ini menyasar para guru PAUD yang tergabung dalam Gugus VIII Godean, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, sebagai objek utama penataan kompetensi digital.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah menjawab tantangan terkait kualifikasi pendidikan para guru PAUD, di mana sebagian besar dari mereka belum menempuh jenjang pendidikan S1. Sebagai solusinya, program ini dirancang untuk mempersiapkan para pendidik agar siap mengikuti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) guna melanjutkan studi ke jenjang S1 dengan memanfaatkan Learning Management System (LMS).
Mengingat infrastruktur LMS internal saat ini masih dalam tahap perancangan, platform Google Classroom dipilih sebagai media simulasi langsung. Langkah ini diambil agar para guru dapat melakukan adaptasi lebih awal menggunakan platform yang dapat diakses secara gratis sebelum sistem permanen siap diimplementasikan.
Pelaksanaan abdimas mengadopsi metode workshop komprehensif yang meliputi penyampaian teori, praktik mandiri, hingga pendampingan intensif selama sesi berlangsung. Guna mencapai peningkatan literasi digital yang optimal, materi yang disampaikan terbagi ke dalam empat pilar utama:
Literasi Digital yang relevan bagi profesi guru PAUD.
Penyusunan Slide Presentasi yang menarik dan informatif.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam merancang bahan ajar.
Keterampilan Komunikasi (Communication Skills) dalam membawakan presentasi.
Sebagai penunjang keberlanjutan pemahaman, para peserta juga dibekali dengan modul cetak/digital serta panduan praktis penggunaan Google Classroom. Selain itu, kegiatan ini menyediakan sertifikasi penyelesaian sebagai bentuk validasi atas kompetensi yang telah dipelajari oleh para peserta.
Target awal dari pengabdian masyarakat ini adalah membangun familiaritas dan kesiapan para guru terhadap ekosistem LMS. Melalui output berupa jasa pelatihan dan pendampingan terstruktur ini, program direncanakan akan terus berlanjut ke tahap implementasi penuh dan integrasi sistem begitu rancangan LMS internal selesai dibangun. Ke depannya, platform tersebut tidak hanya digunakan untuk mendukung perkuliahan RPL, melainkan juga untuk memfasilitasi berbagai kegiatan pelatihan mandiri dan program sertifikasi guru.
Penulis: Mochamad Teguh Kurniawan | Editor: Belinda Fransisca Bunadi | Foto: Mochamad Teguh Kurniawan
