Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Telkom University Raih Gelar Doktor Lewat Riset Investasi Saham Syariah Sektor Teknologi

Bandung, 21 Juli 2026 – Telkom University kembali menorehkan prestasi akademik melalui keberhasilan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Dr. Nurwijayadi, S.T., M.M., yang resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya mengenai strategi pemodelan investasi saham syariah pada sektor telekomunikasi dan teknologi di Universitas Trisakti.

Dalam disertasinya, Dr. Nurwijayadi mengangkat penelitian berjudul pemodelan investasi saham syariah pada emiten sektor telekomunikasi dan teknologi yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2015–2024. Penelitian ini berangkat dari tingginya kompleksitas pengambilan keputusan investasi pada industri telekomunikasi dan teknologi yang tidak hanya dipengaruhi oleh kinerja fundamental perusahaan, tetapi juga perkembangan infrastruktur digital nasional serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah.

Penelitian tersebut mengintegrasikan Signaling Theory dengan Tawhidi String Relation (TSR) sebagai landasan konseptual. Melalui pendekatan ini, investasi syariah diposisikan sebagai aktivitas ekonomi yang rasional, bebas dari spekulasi, serta berorientasi pada kemaslahatan melalui penguatan sektor riil dan ekosistem digital.

Riset dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Higher-Order Construct (HOC) yang dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) terhadap data sekunder dari 10 emiten sektor telekomunikasi dan teknologi. Hasil analisis kemudian diperkuat melalui validasi para pakar menggunakan metode Analytic Network Process (ANP).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor fundamental perusahaan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk keputusan investasi syariah. Rasio efisiensi, rasio nilai pasar, dan rasio solvabilitas terbukti menjadi indikator utama yang mendorong peningkatan laba per saham (Earning Per Share atau EPS). Sebaliknya, tingkat likuiditas perusahaan tidak memberikan pengaruh langsung terhadap pembentukan laba maupun tingkat pengembalian saham (stock return).

Penelitian ini juga menemukan bahwa ICT Development Index (ICTDI) berperan sebagai faktor eksternal yang sangat signifikan dalam meningkatkan kinerja laba perusahaan sekaligus mendorong apresiasi harga saham. Di sisi lain, EPS terbukti menjadi penghubung utama yang menjelaskan hubungan antara kinerja fundamental perusahaan dengan tingkat pengembalian saham. Menariknya, pergerakan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tidak mampu memoderasi hubungan tersebut, mengindikasikan bahwa investor syariah lebih mengedepankan kualitas fundamental perusahaan dibandingkan sentimen pasar secara agregat.

Melalui validasi menggunakan metode ANP, penelitian ini juga menempatkan literasi investasi syariah dan efisiensi operasional berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT) sebagai dua prioritas strategis dalam membangun ekosistem investasi syariah yang berkelanjutan.

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan investasi saham syariah di sektor telekomunikasi dan teknologi ditentukan oleh kekuatan fundamental perusahaan, kemampuan menciptakan laba riil, serta kesiapan infrastruktur digital. Temuan tersebut sekaligus memperkuat integrasi antara Signaling Theory dan Tawhidi String Relation, bahwa investasi syariah seharusnya berorientasi pada produktivitas sektor riil, transparansi informasi, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Keberhasilan Dr. Nurwijayadi meraih gelar doktor menjadi salah satu wujud komitmen Telkom University dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan tantangan industri dan kebutuhan masyarakat. Melalui penelitian ini, diharapkan lahir kontribusi akademik yang tidak hanya memperkaya pengembangan teori investasi syariah, tetapi juga menjadi referensi bagi regulator, pelaku industri, investor, serta akademisi dalam memperkuat ekosistem pasar modal syariah di Indonesia, khususnya pada sektor telekomunikasi dan teknologi yang menjadi tulang punggung transformasi digital nasional.

Penulis: Abdullah Adnan | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations