Simulasi Visitasi dan Sharing Knowledge: Telkom University Perkuat Kesiapan Civitas Akademika Fakultas Kedokteran

Bandung, 25 Mei 2026 – Dalam rangka mempersiapkan kehadiran Fakultas Kedokteran sebagai fakultas baru di Telkom University (Tel-U), Direktorat Pengembangan SDM menyelenggarakan agenda Simulasi Visitasi & Sharing Knowledge Wawasan Tel-U Fakultas Kedokteran. Kegiatan ini mencakup sesi berbagi wawasan seputar Telkom University sekaligus persiapan visitasi bagi Dosen, Tenaga Pendidik dan Administrasi (TPA), serta Laboran Fakultas Kedokteran Tel-U Tahun 2026. Acara berlangsung secara hybrid, luring di Ruang Fusion Rigour Den (FRD) Lt.2 Gedung Bangkit, Tel-U, serta daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan tersebut dihadiri oleh calon dosen dan pegawai Fakultas Kedokteran, serta pihak eksternal UNISBA sebagai pembina Fakultas Kedokteran untuk Tel-U.

Dr. Lia Yuldianawati selaku Kepala Bagian Program Pengembangan Tel-U, turut menyambut peserta yang hadir pada agenda tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Tel-U resmi mengembangkan Fakultas Kedokteran sebagai bidang strategis baru, dengan keyakinan bahwa kesehatan telah menjadi bagian dari DNA institusi. Fakultas ini dirancang berbasis teknologi, adaptif, dan berorientasi masa depan termasuk menghadirkan precision medicine dan CPI dalam praktik kedokteran.

Para dosen dan staf yang hadir disebut bukan sekadar tenaga pengajar tetapi juga sebagai perintis, memegang peran yang sangat fundamental, meletakkan batu pertama pembangunan, hingga tertulis dalam sejarah pembangunan kedokteran Tel-U. Selain itu agenda ini memiliki tujuan besar, yaitu melahirkan dokter-dokter masa depan yang humanis, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

 “Oleh karena itu, kita juga mempunyai visi dan tugas yang sangat berat, bagaimana kita ini ingin melahirkan calon-calon dokter masa depan yang humanis, dokter yang tidak hanya pandai, secara teknis, tetapi dokter-dokter yang harus inovatif, unggul, dan mampu menjawab tantangan masa depan.” tutur Dr. Lia

Memasuki inti acara, sesi pertama diisi dengan Knowledge Sharing bertema “Wawasan Kepegawaian Tel-U: Ruang Lingkup Organisasi” yang dibawakan oleh Resha Akbar selaku Kepala Bagian Perencanaan, Budaya, dan Performansi. Materi ini ditujukan kepada calon dosen dan pegawai Fakultas Kedokteran, serta peserta eksternal dari UNISBA.

Dalam pemaparannya, Resha Akbar mengulas sejumlah topik penting seputar kepegawaian dan tata kelola organisasi Tel-U, meliputi HR Cycle, profil institusi dan budaya organisasi, hingga sejumlah highlight mencakup status kepegawaian, kompensasi dan benefit, penilaian kinerja, serta pengembangan karir dan kompetensi. Sesi ini juga memperkenalkan berbagai aplikasi pendukung yang digunakan dalam ekosistem kerja Tel-U.

Sesi berikutnya menghadirkan Tora Fahrudin, Direktur Akademik Tel-U yang dalam pendirian Fakultas Kedokteran ini juga berperan sebagai Ketua Satgas Kurikulum. Ia memaparkan visi Fakultas Kedokteran, yakni menjadi pusat unggulan pendidikan kedokteran berbasis SAFE AI dan teknologi digital guna menghasilkan dokter inovatif yang unggul dalam kedokteran prediktif dan presisi demi mendukung pembangunan berkelanjutan. Sejalan dengan itu, Program Studi Sarjana Kedokteran turut mengemban visi menyelenggarakan pendidikan yang transformatif dengan landasan yang sama.

Dalam pemaparannya, Tora juga menjelaskan bahwa kurikulum Fakultas Kedokteran disusun menggunakan pendekatan OBE (Outcome-Based Education), sehingga seluruh dosen dan pegawai diharapkan mampu menerapkan model pengajaran berbasis capaian tersebut. Ia turut memperkenalkan program penguatan literasi dengan pola Plan, Do, Check, Act, di mana mahasiswa diwajibkan membaca selama 10 menit sebelum perkuliahan dimulai dan merangkum hasil bacaannya. Selain itu, diperkenalkan pula EDOM sebagai instrumen resmi penilaian mahasiswa terhadap kinerja dosen.

Melengkapi sesi tersebut, Hilman Fauzi Tresna, Kepala Program Studi Teknik Biomedis, turut memaparkan capaian pembelajaran Fakultas Kedokteran dari dua aspek utama, yaitu sikap dan pengetahuan, disertai pemetaan mata kuliah serta struktur organisasi fakultas. Ia juga menampilkan contoh nyata penerapan perangkat teknologi kedokteran dari produk CoE (Center of Excellence) Telkom University. Di jenjang akhir perkuliahan, mahasiswa juga akan memiliki kesempatan untuk mendalami mata kuliah pilihan berbasis teknologi, seperti teknologi pencitraan kedokteran, aplikasi neurosains klinis, telemedisin, hingga aplikasi robotika medis.

Agenda dilanjutkan dengan pembahasan ekosistem digital di lingkungan Tel-U yang disampaikan oleh perwakilan Direktorat Pusat Teknologi Informasi (PUTI). Diawali dengan pengenalan struktur organisasi PUTI, materi ini kemudian mengulas secara menyeluruh ekosistem digital yang akan menjadi bagian keseharian dosen dan pegawai Fakultas Kedokteran dalam menjalankan aktivitas akademik maupun administratif. Materi ini disampaikan oleh Bapak Monte Rico, S.T., M.T., Ph.D., selaku Kepala Bagian Pengembangan Produk, serta Ibu Ratita Windriyani, selaku Kepala Urusan Pengembangan Teknologi Informasi. 

Peserta juga mendapatkan sosialisasi pembuatan akun SSO (Single Sign-On) sebagai pintu masuk utama ke seluruh layanan digital Tel-U. Selain itu, diperkenalkan pula sejumlah platform dan aplikasi pendukung yang wajib dikuasai, meliputi iGracias sebagai sistem informasi akademik, My TelU Mobile untuk akses layanan kampus secara daring, TelU Connect sebagai platform komunikasi internal, serta Microsoft 365 untuk menunjang produktivitas dan kolaborasi sehari-hari. 

Dalam sesi berikutnya, Bapak Monterico  menjelaskan berbagai aplikasi yang berkaitan dengan kewajiban dosen, mulai dari pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga kegiatan penunjang. Ia menyampaikan bahwa dosen memiliki beberapa komponen kinerja yang perlu dipenuhi, seperti pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penunjang lainnya. Publikasi, HKI, dan kegiatan seperti menjadi narasumber juga dapat dilaporkan melalui sistem sebagai bagian dari pemenuhan komponen tersebut. 

Kegiatan pembekalan juga menghadirkan pemaparan dari Bapak Pradipta Dirgantara, S.IP., M.IL., M.Sc., selaku Kepala Bagian Open Library Tel-U. Dalam sesinya, ia memperkenalkan berbagai layanan Open Library yang dapat mendukung kebutuhan akademik dosen, mulai dari koleksi buku fisik dan digital, akses jurnal, database, MyLoft, Scopus, hingga Scopus AI.

Open Library Tel-U menyediakan akses koleksi digital yang dapat dimanfaatkan oleh dosen melalui akun SSO. Selain itu, dosen juga dapat mengakses berbagai database dan jurnal yang dilanggan oleh Telkom University. Untuk akses dari luar kampus, dosen dapat menggunakan MyLoft agar tetap dapat mengakses jurnal dan database yang tersedia.

Pembekalan ini juga membahas arah strategis pendirian Fakultas Kedokteran Telkom University yang disampaikan oleh Lia Yuldinawati, S.T., M.M., Ph.D. Dalam pemaparannya,beliau menjelaskan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang Telkom University. Fakultas ini juga menjadi bentuk kontribusi universitas dalam menjawab kebutuhan tenaga medis, khususnya di wilayah Jawa Barat. 

Dalam pengembangannya, Fakultas Kedokteran Tel-U akan dibina oleh Fakultas Kedokteran UNISBA selama enam tahun. Sementara itu, rumah sakit pendidikan utama yang menjadi mitra adalah RSUD Oto Iskandar Di Nata, yang sebelumnya dikenal sebagai RSUD Soreang. Kerja sama ini menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesiapan akademik, praktik pendidikan kedokteran, serta proses visitasi 

Dengan adanya kegiatan ini, Tel-U menegaskan komitmennya dalam membangun Fakultas Kedokteran yang adaptif, berbasis teknologi, humanis, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. Fakultas Kedokteran Telkom University diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran dan mendukung pemerataan tenaga medis di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. 

Penulis: Maharani Wulansari & Najwa Nurul Aulia | Editor: Belinda Fransisca Bunadi | Foto: Public Relations