Bandung, 03 Juni 2026 – Telkom University (Tel-U) menggelar kegiatan Temu Donatur dan Penyerahan Beasiswa Endowment Fund Semester Genap 2025/2026 sebagai bentuk apresiasi kepada para donatur sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan pendidikan di Indonesia. Kegiatan ini mempertemukan para donatur, penerima manfaat, serta berbagai pihak yang memiliki visi yang sama dalam menciptakan akses pendidikan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Rektor Tel-U, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa Tel-U telah membangun dana abadi atau endowment fund sebagai salah satu upaya menjaga keberlanjutan institusi dalam jangka panjang. Menurutnya, keberadaan dana abadi menjadi penting untuk memastikan Tel-U dapat terus memberikan pendidikan berkualitas tanpa batasan latar belakang suku, agama, ras, golongan, gender, maupun kondisi lainnya.
Prof. Suyanto juga menekankan bahwa Tel-U memiliki tiga mindset utama dalam menjalankan perannya sebagai institusi pendidikan. Pertama, Telkom University berkomitmen memberikan pendidikan berkualitas untuk semua. Kedua, Telkom University memandang seluruh institusi sebagai kolaborator, bukan kompetitor, dalam upaya bersama melawan kebodohan. Ketiga, Tel-U berupaya mengharmonikan empati dan profesionalisme untuk mencerdaskan umat manusia.
“Salah satu bentuk empati itu diwujudkan melalui dana abadi yang digunakan untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa agar mereka dapat mengembangkan potensi dan kemampuannya secara maksimal,” ujar Prof. Suyanto.
Direktur Pengelolaan Dana Abadi Tel-U, Rinna Fridianna, S.E., M.M., turut menyampaikan laporan perkembangan Endowment Fund Telkom University. Ia menjelaskan bahwa sejak dimulai pada tahun 2017, dana abadi Telkom University terus mengalami pertumbuhan yang signifikan berkat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari civitas academica, alumni, emiten investasi, unit usaha, hingga partisipasi monthly giving dari pegawai.
Rinna juga menyampaikan bahwa manfaat dari Endowment Fund telah disalurkan kepada para penerima manfaat dalam berbagai bentuk, dengan alokasi terbesar diberikan untuk beasiswa. Selain itu, dana abadi juga turut mendukung riset dosen dan mahasiswa, kegiatan pengabdian masyarakat, serta kegiatan sosial lainnya. Khusus pada Semester Genap 2025/2026, Endowment Fund Tel-U kembali menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan.
“Melalui beasiswa ini, kami berharap para mahasiswa dapat terus berprestasi, aktif, dan menjadi talenta unggulan” ungkap Rinna.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Divisi Lembaga Kenazhiran Badan Wakaf Indonesia, M. Ali Yusuf, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan peran Badan Wakaf Indonesia sebagai lembaga negara independen yang bertugas membina, mengelola, mengembangkan, dan mengawasi aset wakaf di Indonesia agar dapat dikelola secara profesional, produktif, amanah, serta memberi manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Tel-U dan Badan Wakaf Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan dana abadi, sehingga manfaat yang dihasilkan dapat terus diperluas, khususnya dalam mendukung pemberian beasiswa bagi mahasiswa.
Selain itu, kegiatan ini turut diisi dengan penyerahan simbolis donasi Walk of Fame dan penyerahan simbolis Beasiswa Endowment Fund Semester Genap 2025/2026. Momen tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi para donatur dalam mendukung keberlanjutan pendidikan dan membantu mahasiswa untuk terus berkembang.
Acara kemudian dilanjutkan dengan inspiring session bersama Endrian Sofiandi, CEO PT Adhikari Inovasi Indonesia, yang juga merupakan alumni Telkom University. Endrian bersama istrinya, Dewi Laras, alumni D3 Manajemen Informatika 2009, turut memberikan kontribusi kepada Endowment Fund Telkom University. Dalam sesi tersebut, Endrian membagikan kisah perjalanannya dari keterbatasan finansial saat menempuh pendidikan hingga berhasil menjadi seorang CEO.
Endrian menyampaikan bahwa pendidikan menjadi salah satu jalan penting untuk meningkatkan kualitas diri. Dengan latar belakang keluarga sederhana, ia memberanikan diri merantau ke Bandung untuk melanjutkan pendidikan. Melalui kerja keras, kesempatan beasiswa, dan pengalaman bekerja sejak masa kuliah, ia berhasil membangun perjalanan kariernya hingga saat ini.
Melalui kegiatan ini, Tel-U berharap semangat kolaborasi antara kampus, donatur, alumni, civitas academica, dan lembaga mitra dapat terus diperkuat. Endowment Fund bukan hanya menjadi instrumen keberlanjutan finansial, tetapi juga menjadi wujud nyata empati dan kontribusi bersama dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi masa depan.
Penulis: Najwa Nurul Aulia| Editor: Belinda Fransisca Bunadi | Foto: Public Relations
