Bandung, 11 Mei 2026 – Bandung Techno Park (BTP) Telkom University (Tel-U) menyelenggarakan kegiatan IPACS: IP Acceleration & Commercialization Sprint 2026 dengan tema Strategi Komersialisasi Paten & Transformasi KI Menuju Nilai Ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Fusion Rigour Den (FGD), Tel-U pada Senin (11/5). Acara ini merupakan kolaborasi antara Tel-U, BTP bersama Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kerja Sama Tel-U, Bapak Angga Rusdinar, S.T., M.T., Ph.D.; Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang DJKI Kemenkumham RI, Dr. Andriensjah, S.T., S.H., M.M.; Direktur BTP, Dr. Iwan Iwut Tritoasmoro, S.T., M.T.; Global Startup Expertise, Bapak Hendro Prastowo; Startup Biru Langit, Dr. Eng. Ir. Indra Chandra, M.Si.; Komersialisasi Paten bidang Non-Elektro, Bapak Gawang Sudrajat, S.Farm., Apt., M.M.; dan Komersialisasi Paten bidang Elektro, Ester Nugraheny Natalia Purba, S.T., M.T.
Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kerja Sama Tel-U, Angga Rusdinar, S.T, M.T., Ph.D. Dalam kesempatan tersebut, beliau dengan tegas menyampaikan bahwa langkah konkret ini diambil sebagai upaya nyata untuk mempercepat proses hilirisasi sekaligus mendorong inovasi di lingkungan kampus. Melalui fitur ini, beliau berharap civitas akademika Tel-U dapat mulai mengajukan berbagai skema yang mendukung komersialisasi kekayaan intelektual yang telah dihasilkan.
“Sebagai salah satu langkah konkret yang diambil untuk mempercepat proses hilirisasi serta mendorong inovasi di lingkungan kampus, kehadiran fitur ini membawa harapan besar bagi seluruh ekosistem akademik. Melalui fitur ini, diharapkan civitas akademika Tel-U dapat mulai mengajukan berbagai skema yang mendukung komersialisasi kekayaan intelektual yang telah dihasilkan,” ujarnya.
Sebagai Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang DJKI Kemenkumham RI, Dr. Andriensjah, S.T., S.H., M.M. yang menyampaikan keyakinannya bahwa keberadaan Bandung Techno Park di lingkungan Tel-U merupakan salah satu sarana strategis yang dapat dimanfaatkan untuk menjual dan mengkomersialisasikan paten-paten yang telah dihasilkan oleh civitas akademika Tel-U. Lebih lanjut, beliau berharap agar potensi kekayaan intelektual yang selama ini tersimpan di kampus dapat bertransformasi menjadi nilai ekonomi yang nyata dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Saya yakin bahwa keberadaan Bandung Techno Park di lingkungan Tel-U merupakan salah satu sarana strategis yang dapat dimanfaatkan untuk menjual dan mengkomersialisasikan paten-paten yang telah dihasilkan oleh civitas akademika Tel-U. Dengan adanya fasilitas ini, potensi kekayaan intelektual yang selama ini tersimpan di kampus diharapkan dapat bertransformasi menjadi nilai ekonomi yang nyata dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan video peluncuran fitur terbaru, yaitu Launching Fitur Monetize KI. Inovasi digital ini dikembangkan oleh BTP dalam bentuk platform berbasis web yang terintegrasi. Web ini dirancang secara khusus untuk memfasilitasi dan menyederhanakan proses pengajuan hak paten bagi para inovator. Dengan hadirnya fitur Monetize KI, alur birokrasi pengajuan yang sebelumnya dianggap rumit kini menjadi lebih transparan dan efisien. Kehadiran platform ini diharapkan menjadi jembatan utama yang mempercepat proses hilirisasi hasil riset menuju pasar industri, sehingga setiap karya intelektual memiliki peluang lebih besar untuk dikomersialkan secara profesional.
Dalam upaya memperkuat ekosistem riset dan inovasi di lingkungan akademisi, pemahaman mendalam mengenai perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) menjadi sangat krusial. Sebagai Pemeriksa Paten Ahli Madya, Ibu Ester Nugraheny Natalia Purba, S.T., M.T. dan Bapak Gawang Sudrajat, S.Farm., Apt., M.M. memaparkan materi mengenai Komersialisasi Paten bidang Engineering dan Sosial Humaniora.
Dalam sesi Talkshow: From Lab to Venture: Peran CoE dalam Membangun Deep Tech Startup yang dipandu oleh Dr. Eng. Danu Dwi Sanjoyo, S.T., M.T. selaku moderator, hadir tiga narasumber yang membawakan materi secara berurutan. Sesi dibuka oleh Dr. Iwan Iwut Tritoasmoro, S.T., M.T. selaku Direktur BTP, yang menyampaikan materi pembuka mengenai pentingnya masuk ke ekosistem Deep Tech Startup. Selanjutnya, Dr. Eng. Ir. Indra Chandra, M.Si. dari Startup Biru Langit berbagi cerita pengalaman, visi, serta tantangan yang dihadapi dalam membangun startup tersebut. Sesi ditutup oleh Hendro Prastowo selaku Deep Tech Startup Expert, yang memaparkan prinsip-prinsip serta pengalamannya selama berkecimpung di ekosistem startup California.
Melalui rangkaian kegiatan IPACS 2026 ini, Bandung Techno Park Tel-U menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi kekayaan intelektual civitas akademika menjadi nilai ekonomi yang nyata. Dengan hadirnya fitur Monetize KI, seminar komersialisasi paten, hingga sesi talkshow bersama para praktisi dan pakar startup, diharapkan semakin banyak inovasi dari lingkungan kampus yang berhasil menembus pasar industri. Ke depannya, kolaborasi antara Tel-U, BTP, dan DJKI Kemenkumham RI ini diharapkan terus berlanjut dan semakin diperkuat, sehingga ekosistem inovasi di Tel-U dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Penulis: Genie Chiara Diva Putri Gunawan | Editor: Belinda Fransisca Bunadi | Foto: Public Relations
